EFEK RUMAH KACA Tiba-Tiba Suddenly konser Again.

IMG20170726215048

Hanya berselang beberapa jam saja setelah pesawat Saya landing di Jakarta senin pagi, sambil menunggu bagasi, iseng-iseng Saya cek akun Instagram Saya. Akun @sebelahmata_erk yang merupakan official account band pop minimalis Jakarta, Efek Rumah Kaca men-Share postingan kalau mereka akan mengadakan konser dadakan pada hari rabunya. Konser dengan tajuk “Tiba-tiba Suddenly Konser Again” ini diselenggarakan di ballroom kuningan City. Menggelar konser dadakan bukan hal yang baru untuk Efek Rumah Kaca. Ini adalah kedua kalinya mereka menggelar konser dadakan. Akhir tahun lalu mereka juga menggelar konser dadakan yang berlokasi di Ruru Radio, Gudang Sarinah, Pancoran. Dan kabarnya tiket konser pada waktu itu yang hanya diinfokan beberapa jam menjelang konser terjual habis. Tidak mengherankan sebenarnya, Kesempatan menonton Efek rumah kaca memang menjadi sesuatu yang langka beberapa tahun belakangan karena Cholil, sang vokalis sedang tinggal di Amerika untuk beberapa tahun kedepan. Makanya Kepulangan Cholil ke Indonesia selalu ditunggu para penggemarnya.

Keinginan untuk menonton band ini sebetulnya sudah lama sekali terpendam. Rilisan album terakhir mereka Sinestesia, adalah salah satu rilisan Band Indonesia terbaik yang pernah Saya dengar. Meskipun album favorit Saya tetap Kamar Gelap yang dirilis hampir 10 tahun silam. Sudah dua kali Saya gagal menonton band ini, pertama ketika konser perilisan album Sinestesia awal 2016 lalu, Saya gagal menonton karena sedang tugas di Singapore. Dan yang kedua ketika konser “Tiba-Tiba Suddenly konser” bagian pertama, Saya juga harus merelakan karena ada pekerjaan yang membuat Saya harus lembur. Padahal saat itu Saya sedang berada di Jakarta.

IMG20170726163701

Karena kebetulan Saya sedang berada di Jakarta saat “Tiba-Tiba Suddenly konser Again” Digelar. Maka kesempatan ini tidak boleh di sia-siakan. Hari rabu tanggal 26 Juli, jam 4 Saya sudah berada di area Pop Cafe untuk membeli tiket. Mungkin karena khawatir kehabisan tiket, Antrian calon penonton terlihat sudah memanjang sejak pukul 4 kurang. Harga tiket yang hanya 50.000 awalnya membuat Saya ragu untuk mendatangi konser ini. Tanpa bermaksud apa-apa, tapi 50.000 menurut Saya terlalu murah untuk konser sekelas efek rumah kaca. Lagipula Saya khawatir penonton yang datang tidak terfilter kalau harga tiket semurah ini. Saya memang agak memilih kalau untuk urusan menonton konser. Beberapa tahun lalu Saya pernah  diajak menonton acara musik di daerah jakarta timur dengan harga tiket gratis, Saya menolak, bukan karena menganggap acaranya tidak berkelas. Tapi lebih ke arah karena siapa saja bisa datang ke acara tersebut. Well termasuk copet, preman, dll

img-20170726-wa0006.jpeg

Antrian menuju ballroom tempat konser digelar sudah membludak sejak pukul 19.30. Karena harus menunggu beberapa teman yang akan datang juga, maka Saya putuskan untuk menunggu di luar dulu. Untuk sebuah konser tunggal dengan promosi hanya 2 hari sebelum hari-H, penonton yang datang luar biasa banyaknya. Mungkin lebih dari 1500 orang datang. Saya masuk ke ruangan Ballroom persis ketika lagu Merah di mainkan. Sempat kecewa dengan panggung yang tidak terlalu tinggi, Jadi penonton yang berada di belakang kesulitan untuk melihat penampilan mereka. Adanya Screen dikanan-kiri panggung juga bukannya digunakan untuk live footage, malah digunakan untuk menampilkan lirik lagu sepanjang konser.

IMG-20170726-WA0018

Lagu berikutnya, Iga Massardi dari Barasuara naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan ikut mengisi riff gitar di lagu Kau dan Aku menuju Ruang Hampa. Iga sempat bilang di Sound o the Corner kalau ini adalah salah satu lagu ERK favoritnya. Salah satu alasan diselenggarakannya konser ini adalah untuk memperingati peluncuran debut album mereka setelah lebih dari 10 tahun lamanya. Mereka banyak memainkan lagu-lagu dari album Self Title & Kamar Gelap. Saya sendiri lupa dengan urutan setlist yang dimainkan malam itu. Beberapa lagu seperti kamar gelap, lagu kesepian, mosi tidak percaya tidak luput mereka bawakan malam itu.

Penampilan mereka malam itu sungguh luar biasa, mereka tampil dengan format full band. Selepas merilis album sinestesia hampir 2 tahun lalu, hilang sudah embel-embel pop minimalist yang menempel dengan image band ini, kita disuguhkan dengan penampilan full band dengan musikalitas tinggi. Mereka juga membawakan beberapa lagu dari Album terakhir mereka. Putih dan Kuning salah duanya. Sebetulnya tidak banyak hal spesial sepanjang konser. Penonton yang sepertinya sudah hafal betul semua lagu-lagu ERK seperti menjadi bagian dari Choir megah penampilan mereka malam itu. Saya sendiri sejujurnya tidak bisa mendengar  suara Cholil dengan jelas karena tertutup oleh suara sing along penonton sepanjang konser.

IMG-20170726-WA0014

Anti Klimaks.

Setelah berjalan hampir dua setengah jam konser sejak dimulai. Sesi pertama konser tersebut di akhiri dengan lagu Jingga, Cholil sempat bilang kalau ini adalah lagu terakhir mereka malam ini. Belum selesai memainkan lagu ini, Saya dan teman Saya memutuskan untuk pulang. Alasannya adalah, karena kedua teman Saya harus kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Saya pun akhirnya memutuskan untuk pulang juga karena khawatir antrian penonton ketika keluar gedung. Karena akses elevator hanya ada satu. Saya khawatir GERD dan anxiety Saya kumat kalau harus pulang bareng penonton yang lain.

Yang ternyata konser malam itu belum benar-benar berakhir. Saya lihat di postingan Instagram mereka kalau sesi kedua konser dimulai  dengan memutar film dokumenter pendek tentang perjalanan karir mereka. Yang disusul dengan kolaborasi dengan salah satu band orkes legenda, Pengantar Minum Racun membawakan lagu Cinta melulu dengan aransemen orkes ala PMR.

Agak sedikit menyesal sebetulnya karena harus meninggalkan konser terlalu dini. Tapi rasa penasaran Saya menonton penampilan mereka terpuaskan sudah. Terima kasih Efek Rumah Kaca dan Cholil karena masih mau memainkan musik-musik bagus. Meneriakan lirik-lirik dengan tatanan diksi yang membuat penggemarnya bangga menyanyikannya ditengah hingar bingar musik hip hop alakadarnya di internet, suguhan konser ini seperti menjadi salah satu titik cerah musik Side stream Indonesia.

Dikonstruksi…Dikomposisi…

Iklan

One thought on “EFEK RUMAH KACA Tiba-Tiba Suddenly konser Again.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s